BeritaGlobal.Id, (Minsel) bertempat di Selasar Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), sebanyak 165 Mahasiswa-wi Fakultas Keperawatan Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) yang hampir sebulan ini melakukan Praktek Profesi NERS Stase Komunitas dan Keluarga di Kelurahan Ranomea Ditarik Kembali Ke Kampus, Jumat (16 /06/2023)
Kegiatan diawali dengan Musyawarah bersama Masyarakat Desa dan di lanjutkan dengan acara puncak Penarikan mahasiswa. Ada rasa suka cita dan haru menghiasi raut muka para mahasiswa, ada yang menjadi orang tua angkat mereka selama melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kelurahan Ranomea.
Dalam sambutannya camat Amurang Timur Meylisa Fenny Aring SSTP. M.Si menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan,Bpk Bupati Frangki Donni Wongkar SE, dan Wakil Bupati Pdt Petra Yanni Rembang Sth, Pemerintah Kecamatan Amurang Timur, Pemerintah Kelurahan Ranomea, mengucapkan banyak terimakasih atas segala karya yang telah diberikan selama kalian praktek. Kami sangat mengapresiasi sekali dan semua yang sudah kalian berikan dan lakukan selama hampir satu bulan ini akan menjadi satu kajian untuk kami terutama pemerintah kelurahan Ranomea dan akan terus diterapkan kepada masyarakat pada umumnya.
“Saya mewakili Pemerintah mengucapkan banyak terimakasih kepada adik-adik mahasiswa atas segala apa yang dilakukan di Kelurahan Ranomea” Ucap Meylisa Fenny Aring
Lebih lanjut Meylisa Fenny Aring juga mengucapkan terimakasih kepada (UNPI) yang telah mempercayakan kelurahan Ranomea ini menjadi tempat praktek. Tentunya dimana ada pertemuan pasti juga ada perpisahan, selamat melanjutkan dan menggapai cita-cita kalian. Selalu utamakan Tuhan dalam segala hal dan harapannya kita semua selalu dalam pertolongan Tuhan,
Ditempat yang sama Dries Fb Kojansow S.Sos mengatakan bahwa Kelurahan Ranomea sangat berbangga dan berterimakasih, karena saat ini adalah pencapaian terbesar pemerintah Kelurahan dan Masyarakat Ranomea pada umumnya, dimana Rekor penerimaan Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan terbanyak berjumlah 165 mahasiswa, dan semuanya berjalan dengan baik dan memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran kepada kami pemerintah maupun masyarakat, saya memiliki harapan bahwa ini akan menjadi contoh dan motivasi untuk Desa dan Kelurahan lain yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan.
Rektor UNPI Dr. Dra. Debby Ch Rende, dalam sambutannya mengatakan, saat ini UNPI sementara menerima Mahasiswa baru dan UNPI memberikan kesempatan bagi masyarakat Ranomea untuk mendapatkan “Jatah” Beasiswa Yayasan kepada 5 orang untuk semua program studi, tapi secara khusus untuk studi keperawatan hanya SPP dan SKS saja.
“Saat ini UNPI sementara membuka kesempatan bagi Mahasiswa baru dan UNPI memberikan kesempatan bagi masyarakat Ranomea untuk mendapat beasiswa yayasan bagi 5 orang untuk semua program studi” Ucap Rektor UNPI Dr. Dra. Debby Ch Rende
Untuk diketahui di Minahasa Selatan, desa Boyong Pante menjadi salah satu desa binaan dari UNPI dan akan di canangkan untuk semester berikut, tutup Rektor Rende
Hadir dalam kegiatan ini,Camat Amurang timur Meylisa Fenny Aring SSTP. M.Si,Lurah Ranomea beserta jajarannya, Bpk D.Mangindaan/LPMD Ranomea, Ketua Yayasan Generasi Pembangunan Indo Manado, Bpk.Drs.Frans H.Rende bersama Ibu,Rektor UNPI: Dr. Dra. Debby Ch. Rende, M.Si,Wakil Rektor I Bagian Akademik: Dr.Lady G.Lapian, S.Kep,Ns,MARS,Kepala LPPM: Ns. Rivelino Hamel, S.Kep, M.Kes,Dekan Fakultas Keperawatan: Ns. Verra Karame, S.Kep, M.Kes,Kaprodi Profesi Ners: Ns. Winarsi Molintao, S.Kep, M.Kep, Kaprodi Ilmu Keperawatan: Ns. Julita Legi, S.Kep, M.Kep,Masyarakat dan para tamu undangan, insan pers.
(Krisye)
Discussion about this post